16 Fakta Menarik Tentang Perawat Dari Berbagai Negara - SMK Kesehatan SDM

Post Top Ad

16 Fakta Menarik Tentang Perawat Dari Berbagai Negara

Share This
Images (c) sunshinecoastnursing.com
Seperti kata pepatah, lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Berbagai hal di suatu daerah sangat berbeda satu sama lain. Begitu pula dengan dunia keperawatan, ada hal2 menarik dari berbagai negara. Berikut adalah beberapa fakta menarik seputar perawat dari berbagai negara yang disadur dari blog gracefullycare.com

1. Lisensi Registered Nurse – Jepang
Di Jepang, seorang perawat tidak perlu memperbaharui lisensi tanda Registered Nurse (Kalau di Indonesia semacam STR). Sekali berhasil mendapatkannya maka lisensi tersebut akan berlaku untuk seumur hidup. Namun, jika perawat tersebut terbukti melanggar hukum dan mensalahgunakan profesi sebagai perawat, maka lisensinya tersebut akan dicabut.

2. Kerja lembur – Jepang 
Jepang termasuk salah satu negara dengan tingkat bekerja penduduknya yang tinggi. Satu dari 23 perawat di Jepang bekerja dengan lebih dari 60 jam lembur perbulannya.

3. Antri untuk berobat – Cina
Mayoritas unit pelayanan kesehatan di Cina (Tiongkok), seorang pasien harus menggambil nomor antrian agar mendapatkan pelayanan kesehatan. Kamu harus memulai berbaris jam 3 pagi di luar rumah sakit, dan ketika pintu buka maka semua orang akan masuk sambil berdesakan.

4. Rumah sakit pemerintah – Cina
Perawat yang bekerja di rumah sakit yang disubsidi oleh pemerintah harus menggunakan kembali alat-alat kesehatan seperti sarung tangan dan bahkan jarum suntik.

5. Mahasiswa keperawatan – Vietnam
Mahasiswa keperawatan tidak diperbolehkan untuk berbicara dengan profesor mereka di Vietnam. Mereka belajar melalui ceramah-ceramah, buku dan bacaan, mereka tidak memiliki pengalaman bertemu dengan pasien sampai mereka memang sudah bekerja.

6. Sarung tangan – Meksiko
Rumah sakit di negara meksiko hanya menggunakan sarung tangan ketika diperlukan.

7. Tanpa Pelatihan – Meksiko
Setelah bekerja sebagai perawat selama satu tahun, perawat meksiko dapat memilih untuk spesialisasi yang diinginkan (tanpa melalui pelatihan tambahan) di daerah kedokteran, seperti critical care atau emergency nursing.

8. Ujian kesehatan fisik – Australia
Perawat yang bekerja di Australia harus terlebih dahulu lulus ujian kesehatan fisik, termasuk lulus X-ray agar dapat bekerja di rumah sakit.

9. Kopi penyelamat – Brazil
100 tahun yang lalu orang-orang di brazil mencari kesembuhan pada pemyembuh rakyat dan obat-obatan yang berbasis turun temurun. Saat industri kopi berkembang mereka berusaha merombak sistem kesehatan dengan membawa 31 perawat dari Amerika Utara untuk membantu memulai.

10. Privasi – Saudi Arabia
Ketika menangangi pasien yang berasal dari kalangan bangsawan maka perawat di Arab Saudi tidak diizinkan untuk memberitahu siapa pasien yang mereka tanggani ketika melalukan evaluasi dan saat mengambil obat. Kalangan bangsawan biasanya berpergian dengan 20 staf yang mengerti kebutuhan pengobatan sang bangsawan.

11. Waktu kerja – Saudi Arabia
Rumah sakit di Arab Saudi jika perawat bekerja dalam shift 12 jam, maka perawat akan bekerja “tidak resmi” selama 8 jam dan baru bekerja secara resmi untuk 4 jam selanjutnya.

12. Perawat perempuan – Irak
Perempuan Irak yang bekerja sebagai perawat harus pulang sebelum pukul 02:00 dan tidak diperbolehkan untuk menyentuh orang-orang yang bukan suami atau anak-anaknya. Tetapi itu tidak berlaku bagi seorang dokter yang melakukan pekerjaan perawat.

13. Jumlah perawat – Tanzania
Di Tanzania, hanya tersedia 4 perawat dan bidan untuk setiap 10.000 orang.

14. Mitos fase bulan - Amerika
Dalam sebuah penelitian di sebuah rumah sakit di Amerika, lebih dari 80% dari ED (Emergency Nurse) percaya bahwa pada fase bulan akan dapat mempengaruhi pasien dan kesehatan mental meraka.

15. Mitos kata “tenang” – Amerika
Empat puluh delapan persen dari perawat yang merawat di sebuah rumah sakit Chicago percaya bahwa mengatakan kata “tenang” dengan suara keras akan membawa kutukan kepada mereka dan membuat pekerjaan dalam shift mereka menjadi lebih sulit.

16. Dokter menjadi perawat – Filipina
Sejumlah besar dokter di Filipina kembali bersekolah untuk menjadi perawat. Setelah lulus mereka kemudian datang ke Amerika Serikat untuk membuat lebih banyak uang sebagai perawat dari pada menjadi dokter di negeri sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages